Senin, 31 Oktober 2011

Melodi

insyaAllah ini akan menjadi sebuah novel :p
haaha...baco baelah biar dak penasaran....eh, tapi ini cerita masih bersambung2...jadi mungkin walau kalian baca, kalian bakal tetep penasaran... yasudahlah sesuka kalian aja, mau dibaca jg nggak papa nggak dibaca jg boleh
kita biasa-biasa ajaa kalee :DD 
kalo dah baca nantikan saja lanjutannya okey :D
oiyaa, selain itu kalo mau ngasi kritik & saran jg boleh :D 

1.       Tak Seharusnya



#Violin Sonata No.5 Opus 24 “Spring”#

Aku tidak mengerti. Kenapa musik seindah ini harus dimainkan di tempat terpencil dan tersembunyi seperti ini. Biola. Sejak dulu aku sudah terpesona pada alat musik itu, ayahku Surya Setiawan pemain biola yang cukup terkenal dan mengajar di sekolah musik Ralp Art School. di waktu senggang, aku diperbolehkan untuk main ke sekolah ini. Dan kesempatan itu selalu kugunakan dengan baik. Mendengar permainan biola ayah tidak cukup di rumah saja. Aku selalu ingin mendengar permainan biola ayah, ataupun anak murid ayah lainnya. Karena itu, tidak heran jika aku sudah mengetahui bagaimana permainan biola yang berkelas dan permainan biola yang ‘biasa’ saja. Ayah mengajariku banyak hal. Permainan Ayah begitu berkelas dan sayangnya permainanku jauh dari itu, alias ‘biasa’ saja. Sejak kecil, ayah tidak pernah memaksakan bakat bermusikku. Pada biola khususnya. Aku yang sudah bersusah payah, terus-terusan berlatih juga sudah lelah dengan permainanku yang terus-terusan ‘biasa’ memutuskan untuk tidak memperdalam biola. Dan karena itu, tentu saja aku memilih untuk bersekolah di sekolah biasa dan bukan di sekolah musik apalagi RAS. Aku hanya bisa menjalani hidupku hanya untuk mendengar musik. Sebuah ironi memang. Ini seperti lelaki yang hanya bisa memandangi wanita yang dicintainya, tanpa bisa mendekatinya bahkan menyentuh hatinya. Ya, biola itu seperti wanita yang tidak bisa ku sentuh hatinya, yang tidak bisa kumiliki. Meskipun begitu, menurutku cinta yang hanya bisa memandang dari kejauhan itu juga tidak begitu buruk.
 Spring masih mengalun dan masih membuatku terhanyut. Siapa gerangan yang memainkan ini, aku juga tidak peduli. Karena dilihat dari lokasi orang ini memainkannya, sangat jelas bahwa dia tidak ingin ketahuan sedang memainkan biola. Aku juga sebenarnya heran, tapi aku hanya ingin mendengarkan spring ini. Jika aku mengikuti rasa penasaranku dan menyelidiki siapa orang yang memainkannya, menurutku, mungkin orang itu akan bergegas mencari tempat persembunyian lain yang lebih tersembunyi. Aku hanya ingin mendengarnya, bukan mengusiknya. Karena itu, aku lebih suka terhanyut dalam permainan biolanya daripada mencari tahu siapa yang memainkannya.
Tempat ini, bisa dibilang sebagai pojok terlupakan dari sekolah ini. Salah satu gedung tua yang dulunya dipakai oleh anak-anak dari jurusan gitar. Tapi terjadi kebakaran di gedung ini, anak-anak jurusan gitar pindah ke gedung lain dan gedung ini masih begini. Terpencil dan terlupakan. Karena bekas kebakaran, memang gedung ini tampak mengerikan. Walaupun sebenarnya tidak ada korban dalam peristiwa itu. Tapi karena wilayah ini cukup sepi dan bekas kebakaran begitu menyeramkan. Persis seperti gedung angker di film-film. Yang bisa membuatku duduk di sini tak lain adalah permainan biola itu. Yang selalu berhenti pada pukul 15.00 siang. Begitu permainanya berhenti, aku selalu bersembunyi di bawah tangga. Jelas yang memaikannya bukan hantu, karena aku bisa mendengar langkahnya ketika dia melewati tangga, menuju pintu dan juga ketika dia membuka pintu lalu keluar. Pernah aku yang penasaran menjulurkan kepalaku dari bawah tangga, sekilas aku melihat pemain biola itu dari belakang. Anak itu lelaki yang sebaya denganku. Rambutnya yang agak panjang dibiarkan berantakan, memakai pakaian ala Sherlock Holmes, dan berjalan membawa biola dengan tegap. Mungkin waktu itu dia merasakan kehadiranku, dan menoleh. Untung aku cepat-cepat mengembalikan kepalaku ke bawah tangga. Dan dengan pasti, aku berhasil menirukan suara kucing dengan sukses. Orang itu kembali berjalan keluar dari gedung ini.


Aku yang selalu hidup dalam perbincangan orang karena sama sekali tidak memiliki darah seni, padahal jelas aku lahir dari keluarga seniman hanya bisa diam dan mendengar. Untungnya aku tidak pernah bosan ataupun lelah untuk mendengar. Kurasa, memang hidupku hanya untuk ini. Mendengar perbincangan orang yang tidak mengenakkan tentangku dan juga mendengar musik yang semasekali tidak dapat kusentuh. Hanya bisa kudengarkan. Mendengar musik memang menjadi hiburan bagiku, tapi saat aku menyadari diriku yang begitu malang dan tak bisa mendapatkan sedikitpun bakat untuk memainkan musik, kadang aku merasa jadi sangat membenci musik, dan juga membenci diriku sendiri. Aku yang mati-matian mencintai musik, tapi musik yang bahkan seolah tidak ingin menoleh ke arahku, membuatku benar-benar muak. Tapi aku masih mencintainya, membuatku semakin muak. Aku ingat perkataan ayahku. Ketika aku mengatakan ingin berhenti latihan biola.
“Suatu hari nanti, kau akan memegang biola, dan tak ingin melepasnya lagi. itulah saatnya kau dan biola bisa berpadu. Saat itulah kau bisa bersatu dengan biola anakku,” dia membelai-belai kepalaku penuh pengertian. Senyumnya tulus dan tidak sedikitpun terdengar pemaksaan dari nada bicaranya. Walau aku melihat sekilas raut kekecewaan ketika dia berpaling.
Kadang, mendengar permainan biola membuatku tenang dan kadang membuat nafasku sesak. Mengingat kasih sayang ayah padaku, sekaligus rasa kecewa yang berusaha disembunyikannya. Dan ketika mendengar permainan Spring anak misterius itu, aku tenang. Karena itu, aku tidak pernah bosan  mendengarnya. Bagaikan melayang-layang di taman yang penuh bunga. Seperti anak-anak memang, tapi itulah yang kurasakan. Semua pikiran yang membebaniku lenyap. Anak misterius itu sudah macam pahlawan bagiku. Aku jadi benar-benar penasaran pada anak itu. Rasa penasaran yang selalu bisa kubuang jauh-jauh, kini menghampiri dan menggodaku. Ini sudah pasti. Aku akan keluar dari persembunyianku di bawah tangga besok, aku akan berguru padanya.  Aku tahu, aku tidak memiliki bakat seni walau hanya sedikit. Dan itu tidak perlu diingatkan lagi.  Tapi aku merasa hanya anak misterius itu yang bisa mengajariku. Aku merasa begitu. Karena itu, besok adalah saatnya. Itu pasti.


Seperti biasa, pulang sekolah aku ke RAS. begitu sampai, aku langsung turun dari mobil dan berlari walau agak susah  karena harus membawa peralatan biolaku yang sudah lama hanya tersimpan di galeri ayah. Mang Dim supir keluarga kami heran karena tidak pernah melihatku membawa biola dengan se-semangat ini.
“Mau di bawa ke ruangan bapak ya den?”
“Biar saya sendiri mang. Mang Dim langsung pulang saja. Nanti saya pulang sama papa kayak biasa”
“oh, yasudah kalau begitu. Saya pulang ya den.”
“Oh iya, ini rahasia kita berdua mang. Jangan bilang sama siapa-siapa apalagi papa.”
Mang Dim yang tadi terlihat heran makin heran saja. Tanpa sempat melempar pertanyaan padaku, aku sudah berlari secepat kilat. Aku ingin lebih dulu tiba di gedung terlupakan sebelum anak misterius itu. Kali ini aku tidak boleh sembunyi. Semalaman aku tidak bisa tidur. Membayangkan bagaimana aku harus menemui anak itu. Memikirkan berbagai macam cara. Dan kurasa cara inilah yang terbaik. Ketika anak itu masuk ke dalam gedung terlupakan, aku akan menyambutnya dengan biola di tangan. Tersenyum berusaha seramah mungkin dan mulai mengajaknya berbincang tentang musik dan sebagainya lalu berujung pada curhatan yang memilukan tentang anak seorang violis yang tidak bisa main biola. Mungkin ini akan berhasil atau tidak. Tapi apa salahnya jika mencoba.
Aku tiba di gedung tua terlupakan itu, sesuai drencanaku. Anak misterius itu belum datang. Beruntung. Tak lama menunggu, terdengar langkah kaki menuju gedung ini. Pintu terbuka. Sang violis misterius muncul dan langsung memasuki gedung lalu menutup pintunya. Rupanya dia tidak merasakan keberadaanku. Ketika dia berbalik ke arahku, saat itulah pertama kalinya aku bertemu dengan orang yang selama ini kukagumi. Anak itu, kulitnya putih mulus, matanya yang bulat membesar karena terkejut. Bahkan wadah biolanya terjatuh. Penampilannya jelas berantakan untuk seorang musisi hebat. Memakai tindikan hanya di salah satu telinga. Kemejanya sedikit keluar sama seperti waktu aku melihatnya sekilas dulu, gaya Sherlock Holmesnya juga masih melekat. Rambutnya yang agak panjang juga masih berantakan. Raut wajahnya benar-benar memperlihatkan keterkejutannya. Di jidatnya tertulis dengan jelas SIAPA KAU DAN SEDANG APA DISINI. Keadaan benar-benar tegang. Dia hanya mematung dan matanya masih membesar seperti melihat hantu.
“Engh…, hai” aku mulai mencoba untuk membuka pembicaraan. Dan di luar dugaan. Anak itu malah mengambil wadah biolanya yang terjatuh, berbalik dan lari keluar.
“Ah…, Hey!!! Tunggu!!!” Aku benar-benar panik dan tidak bisa berpikir lagi, langsung mengikutinya. Padahal aku bisa meninggalkan wadah biolaku jadi tidak perlu repot membawanya. Pasti aku bisa berlari kencang mengejarnya. Tapi, sudah kubilang. Aku yang panik tidak dapat berpikir. Anak itu juga tidak terlalu cepat larinya karena dia juga kesusahan membawa biola. Tapi bagaimanapun juga, dia jauh di depanku.

Gedung terdekat dari gerdung terlupakan adalah gedung jurusan vocal. Anak itu memasuki gedung itu. Dengan tergopoh-gopoh aku mengikutinya. Ketika memasuki gedung itu, terdapat banyak ruangan dan aku bingung anak itu masuk ke pintu mana. Anak-anak yang berlatih vocal hanya terdengar samar-sama karena ruangan latihannya dipasang peredam suara. Tapi siapa juga yang peduli dengan itu. Aku hanya ingin menemui violis misterius itu. Akhirnya aku memilih pintu yang terletak paling ujung alias dekat dengan pintu masuk gedung. Aku membukanya perlahan dan berhasil masuk tanpa ketahuan, karena ternyata ruangan ini begitu banyak orang. Tetapi orang-orang ini ternyata sedang focus pada satu titik. Atau bisa disebut satu orang. Sepersekian detik akupun seperti ikut terhanyut seperti semua orang dalam ruangan itu. Baru kali ini aku masuk bagian vocal dan langsung mendengarkan suara nan merdu dari Clarissa Imelda. Dia yang sudah disebut-sebut sebagai primadona di bagian vocal. Meskipun begitu, selama ini hanya namanya saja yang kudengar. Tapi belum pernah sama sekali kudengar suara aslinya. Ternyata seperti ini. Kupejamkan mataku. Waktu bagai berjalan lambat. Sekolah ini benar-benar menakjubkan. Clarissa selesai menyanyi dan aku bagai ditarik ke dunia nyata dengan lembut. Dalam sekejap saja aku bisa jatuh cinta pada perempuan itu.
“Bastian? Ada apa kamu ke sini?”  Terdengar suara Papaku… tunggu dulu, PAPAKU???
“Pa…, Papa?” kini seisi ruangan kembali terfokus pada satu titik. Aku dan papaku. Papa terlihat kebingungan dan heran. Melihat ke arahku lalu ke arah biola di tangan ku. Wajahnya sumringah.
“Andika Bastian!!!”
“Ma… maaf pa,” aku tidak tahu lagi harus berkata apa.
“Untuk apa kamu minta maaf?” balasnya. Papaku seperti menyadari keadaan yang kurang mengenakkan. Seisi ruangan masih memperhatikan kami berdua.
“Sebaiknya kita bicara di tempat lain, baiklah aku pergi dulu kalau begitu.” Papa melambai pada pelatih vocal. Ibu Marini. Lalu merangkul dan mengajakku keluar ruangan itu.


(Bersambung…)

Jumat, 28 Oktober 2011

Two is Better Than One - Boys like Girl

[ft. Taylor Swift]
I remember what you wore on the first day
You came into my life and I thought
"Hey, you know, this could be something"
'Cause everything you do and words you say
You know that it all takes my breath away
And now I'm left with nothing

So maybe it's true
That I can't live without you
And maybe two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking two is better than one

I remember every look upon your face
The way you roll your eyes
The way you taste
You make it hard for breathing
'Cause when I close my eyes and drift away
I think of you and everything's okay
I'm finally now believing

That maybe it's true
That I can't live without you
And maybe two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking two is better than one


I remember what you wore on the first day
You came into my life and I thought, "Hey,"

http://www.elyricsworld.com/two_is_better_than_one_lyrics_boys_like_girls.html
Maybe it's true
That I can't live without you
Maybe two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking
I can't live without you
'Cause, baby, two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
But I'll figure it out
When all is said and done
Two is better than one
Two is better than one

Sabtu, 22 Oktober 2011

Black or white it’s doesn’t matter boii!!!:D

But If you're thinkin'
About My Baby It Don't Matter If You're
Black Or White

 
Haaha… saat ini lirik lagu Michael Jackson yang satu itu lagi terngiang-ngiang di kuping ku, soalnya aku lagi ngefens banget sama actor holiwood yang punya kulit hitam namanya Will Smith. Kalian pasti dah pada kenal kann??? Atau belum? Soalnya waktu duluu pertama-tama aku ngefens sama dia itu akuu belum tau namanya siapa :D
Susah bener cari tau nama dia itu siapa. Padahal aku suka banget nonton film dia. Yah, akukan ketularan mas aku yang suka banget nonton film action. Terus film action yang dibintangin sama si WS itu emang keren. Mana gara-gara ada dia, tuh film jadi kocak, dan lucu gitu. Nggak ngeboseninlah pokoknya. Itulah awal mula aku ngefens sama dia.
Sebenernya bukan Cuma itu aja sih, selain Will Smith aku juga lagi ngefens sama Johnny Depp. Tapi itu bakal kita bahas di kesempatan alias entry berikutnya okeeyy…??
Balik lagi ke Will Smith. Dulu aku sempet patah arang nyari-nyari nama asli si WS itu. Dulu itu kupikir namanya Eddie Murphy. Tapi waktu kucari di mbah gugel, eh, ternyata bukan. Itu memang actor kulit hitam juga. tapi nggak semanis si Will Smith, mana mukanya juga tua banget -_-a. terus setelah lama, lagi-lagi aku penasaran sama namanya Will Smith. Dan yang teringet ituu Cuma nama Eddie Murphy, memang sih aku tau itu orang yang salah. Tapi aku aja juga lupa sama muka si Eddie Murphy, jadi ini nih mungkin Cuma semacam pengen lebih meyakinkan lagi bahwa Murphy tuh bukan WS maka aku nyari lagi di mbah gugel dan ternyata aku baru sadar bahwa Eddie Murphy tuh yang maen Dr.Doolittle itu toh … (kalau nggak salah sih…heehehe…kalau salah maap kelah:D).
Tapi akhirnya, aku nemu website yang isinya poto-poto actor holiwood gitu, dengan semangat aku nyari-nyari poto Will Smith. Eh terus ketemu lho!!!!!!!!!!!waaa…bagii aku itu sesuatuu banget xD.
Memang sih kalau diliat-liat si WS tuh nggak ganteng, soalnya kulitnya item. Tapi kalau dah terlalu sering ngeliat film dia, betapa keren dia maen film action, aaaahhh, keren bangets dah dia itu. Ntar pasti juga nyadar sendiri bahwa dia itu kereeennn & manis banggets!!! Ahahaahaayy…


Sebenernya, nggak beda sama anak-anak cewek lain, dulu tuh waktu kelas 3 SD aku suka banget sama Daniel Radcliffe (maap kalau tulisannya salah) gara-gara film harpot tentu saja. Tapi kok lama-kelamaan makin banyak fans Harpot terutama si Daniel. Iyalah emang film itu keren banget, mana si Daniel ttuh juga perfect banget. Dah keren, putih kulitnya, mulus, tampan nan rupawan pula. Yah, bisa dibilang ini adalah putus asa-nya seorang fans, karena idolanya udah banyak yang suka. Jadi aku ngundurin diri dari kursi fans-nya Daniel Radclife (ya Araaa lebay). Haaha, aku nggak tau kenapa. Aku tuh males sama keributan ataupun keramaian gitu. Misalnya kalau istirahat, ke kantin ribut, rame, desek2an aku jadi males ke kantin. Atau kalau ada kerumunan atau apa gitu males banget dah ngurusinnya. Salah satunya yaa masalah fans mengefans. Aku juga nggak tertarik sama idola yang udah tertalalu banyak fans. Soalnya kalau idola kita cuma kita sendiri yang suka kan jadinya serasaa milik sendirii gitu loh :D
Sejak saat itu, dak ada actor yang aku fans-in. smua biasa aja, aku cari actor yang ganteng-ganteng siapa, Leonardo d’caprio? Tapi film-nya aja aku jarang nonton. Mana menurut aku nggak begitu ganteng juga, Aston Kucher(maap kalau tulisannya salah)? Aku Cuma pernah liat dia di TV Show,mana aku lupa judulnya. Hmm… terus siapa lag? James Bond??haduhh dah ketuaan -_-a. yang jadi Spiderman? Lumayan juga sih, tapi aku nggak nangkep Kemistri dari dia tuh :D.Terus siapa lagii??? Zinadine Zidan? Wayne Rooney??? Itu mah pemain sepak bola-_-a. terus lain-lain lah. 
Tapi kalau nge-fens sama dunia entertainment tuh aku amat sangat ngefans sama yang namanya Bassist. Esspecialy bassist Jepang. Soalnya kan aku suka banget dengerin music, apalagi waktu itu aku lagi nge-fens berat sama yang namanya L`arc~en~Ciel. Waktu itu aku denger maenan Bassist nya yaa Ampyuunn…keren banget boii!!! Tapi lagi-lagi aku nggak tau siapa nama tuh bassist -_-a. jangankan namanya, mukanya aja aku nggak tau (wahaahaahh…aku memang payah) padahal aku dah sampe jatuh cinta segala lho… waa :D. walau sekarang aku dah tau nama tuh bassist adalah Tetsuya Ogawa(karena itu nama Blog aku Sarahtsuya xD). anggap aja nih blog adalah monumen antara aku & tetsuu, karena tetsu kan selaluu di hati xD. Oh iya, tetsu ini kalo lagi konser suka bagi-bagi pisang lho… waaa…. xD. Walau sekarang aku dah suka sama bassist lain, namanya Taira. Tapi sebenernya Taira itu bukan bassist, melainkan actor (namanya Mukai…Mukai siapa gitu…lupa)yang mendapat peran dalam sebuah film sebagai bassist bernama Taira. Tapi tetep aja, pokoknya aku sukanya sama Taira bukan Mukai :D. oh iyaa, dan aku juga sadar bahwa Tetsu lebih keren dari Taira. walau Taira jago & keren banget maen Bass, tapi Tetsu lebih jago lagii xD!!! pokoknya Tetsu te2p nomor satu!! xD
ini Simon Webbe:D

Eh, kok omongan aku nyimpang jauh banget yaa..?? maap…maap, yah begitulah. Aku yang udah kayak pecinta bassist ini, tau-tau udah bisa ngefens sama Will Smith…ehh Ya Allah dia ituu beneran keren banget dah maniss xD. Oh ya, selain itu ada juga penyanyi kulit hitam yang aku suka, soalnya lagunya juga bagus-bagus. Namanya Simon Webbe. Haaha, awalnya lagu dia judulnya “I’m Sorry” terus pas denger lagunya yang berjudul “after all this time” juga keren. Walau wajahnya nggak seganteng Will Smith, tapi aku selalu bayangin suara si Simon Webbe itu adalah suaranya Will Smith (Lho?!). oh iya, selain itu kalian pasti juga udah pada tau kan sama Michael Jackson yang sebenernya penyanyi kulit item. walau sayang dia melakukan operasi sehingga kulitnya jadi putih. aku nggak tau sih ganteng mana pas dia operasi apa belum, tapi mungkin karena dah terlalu over operasinya, mukanya makin amat sangat putih ampe serem liatnya yaa??? yah memang aku nggak terlalu nge-fens sih sama MJ tapi bukan berarti aku nggak suka...tapi gimana ya? gimana sih jelasinnya.. ya pkoknya gitu lah :D (MJ tuh Michael Jackson lho!!! bukan Marry Jane atau pun Mencari Jupe ?!?!?!? )
Yah, begitu deh intinya. Nggak peduli kulit hitam atau putih, asal bisa nunjukin iner beauty yang beneran beauty seperti contoh-contoh diatas. terutama Will Smith-kuhh :D (wahahahahahh…). Oh iyaa, akukan punya temen namanya Willy, biasanya kalo aku sms-an sama dia aku suka manggil pake nama cowoknya (Arlan) tapi berhubung aku lagi ngefens sama Will Smith, aku berniat untuk manggil dia Will aja dah, biar serasa sms-an sm Will Smith gitu lohh xDD… 

Haaha, yah begitulah kisah saya yang berjuang mencari-cari siapa gerangan nama idola saya. Maap kalau banyak tulisan yang salah. Namanya juga manusia. Mano bahasa inggris aku jugo dak pulo lihai. Terus maap kalau aku banyak lupanya. Emang aku tuh istilah yang dibilang Dorry si ikan biru di film “finding nemo”  tuh shorterm memory lose (eh lagi2 aku mau minta maap kalau tulisannya salah :D)

karena itu aku berterimakasih kalo temen-temen dah mau baca tulisan aku yang nggak jelas ini :D
Wasallam xD

Rabu, 19 Oktober 2011

Will Smith

Nama : Will Smith
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Te-te-el : Philadelphia, Pennsylvania, AS, 25 September 1968

Sekolah : Institut Teknologi Massachusetts

Tinggi Badan : 188 cm

Biografi :

PERSONAL
Will Smith yang memiliki nama lengkap Willard Christopher Smith Jr. ini lahir di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat pada 25 September 1968. Selain dikenal sebagai seorang musisi Smith juga dikenal seorang aktor dan produser berkaliber Oscar.



Terkait kehidupan pribadinya, Smith pernah menikah dengan aktris Sheree Zampino yang kemudian bercerai pada 1995 dengan satu anak, Trey Smith. Pada 1997, ia kembali menikah, dengan aktris Jada Pinkett Smith dan hingga kini memiliki dua orang anak, Jaden Smith dan Willow Camille Reign Smith.

Pernikahan Will Smith dengan Jada Pinkett, dikenal sebagai pernikahan yang harmonis dan banyak jadi panutan. Namun demikian, pada bulan Agustus 2011 muncul rumor tidak sedap yang mengatakan bahwa rumah tangga mereka sedang diguncang masalah akibat perselingkuhan Jada Pinkett dengan Marc Anthony. Namun isu tersebut ditepi keduanya, dan belum terbukti hingga sekarang.

KARIR
Smith mengawali karirnya di dunia musik sekitar tahun 1980an. Penampilannya yang memukau sebagai seorang rapper akhirnya sedikit demi sedikit membawanya pada popularitas. Saat itu Will Smith dikenal sebagai rapper populer dengan nama panggung The Fresh Prince.

Ketika awal karirnya di dunia musik, Smith berkolaborasi dengan DJ Jazzy Jeff. Album pertama mereka dirilis pada tahun 1987 dengan judul ROCK THE HOUSE. Kemudian, mulai lahir album lain yang juga turut mewarnani blantika musik Amerika. Album terakhir yang dikeluarkan mereka berdua adalah CODE RED (1993).

Setelah dirilisnya CODE RED, Smith mulai berani merilis album solo. Album solo pertamanya berjudul BIG WILLIE STYLE (1997). Hingga kini sudah empat album solo yang dirilis Smith. Album terakhir berjudul LOST AND FOUND yang dirilis tahun 2005

Pada tahun 1990an, namanya semakin melambung ketika dirinya mulai merambah dunia film. Penampilannya dalam film THE FRESH PRINCE OF BEl-AIR (1991-1996), di mana ia memerankan dirinya sendiri, telah mengantarkan dirinya pada kesuksesan di dunia peran. Kemudian juga sukses berperan sebagai polisi Agent J dalam MEN IN BLACK yang menjadikan namanya semakin melegenda.

Reputasi Smith di kancah entertainment tentunya bukan lagi sesuatu yang patut diragukan. Dia telah banyak menuai banyak prestasi baik di bidang musik, film maupun televisi. Pada bulan April 2007, Smith mendapat julukan aktor terkuat di Hollywood versi Newsweek. Selain itu, hingga kiniSmith telah berhasil meraih empat nominasi Golden Globe Awards, dua Academy Awards dan beberapa Grammy Awards.

Hingga kini, telah banyak film Smith yang dirilis. Puluhan judul film tersebut telah mengantarnya kepada sukses dan popularitas. Pamornya masih tersisa hingga kini. Bahkan Smith telah mempunyai jadwal penggarapn film hingga tahun 2013. Saat ini dia sedang menggarap film-film terbarunya THIS MEANS WAR, MEN IN BLACK III dan THE LAST PHARAOH.

Senin, 17 Oktober 2011

Mika - Grace Kelly

Do I attract you?
Do I repulse you with my queasy smile?
Am I too dirty?
Am I too flirty?
Do I like what you like?

I could be wholesome
I could be loathsome
I guess I'm a little bit shy
Why don't you like me?
Why don't you like me without making me try?

I try to be like Grace Kelly
But all her looks were too sad
So I try a little Freddie
I've gone identity mad!

I could be brown
I could be blue
I could be violet sky
I could be hurtful
I could be purple
I could be anything you like
Gotta be green
Gotta be mean
Gotta be everything more
Why don't you like me?
Why don't you like me?
Why don't you walk out the door!

How can I help it
How can I help it
How can I help what you think?
Hello my baby
Hello my baby
Putting my life on the brink
Why don't you like me
Why don't you like me
Why don't you like yourself?
Should I bend over?
Should I look older just to be put on your shelf?

I try to be like Grace Kelly
But all her looks were too sad
So I try a little Freddie
I've gone identity mad!

I could be brown
I could be blue
I could be violet sky
I could be hurtful
I could be purple
I could be anything you like
Gotta be green
Gotta be mean
Gotta be everything more
Why don't you like me?
Why don't you like me?
Walk out the door!

Say what you want to satisfy yourself
But you only want what everybody else says you should want

I could be brown
I could be blue
I could be violet sky
I could be hurtful
I could be purple
I could be anything you like
Gotta be green
Gotta be mean
Gotta be everything more
Why don't you like me?
Why don't you like me?
Walk out the door!

I could be brown
I could be blue
I could be violet sky
I could be hurtful
I could be purple
I could be anything you like
Gotta be green
Gotta be mean
Gotta be everything more
Why don't you like me?
Why don't you like me?
Walk out the door!

"Teardrops On My Guitar"

Drew looks at me, I fake a smile so he won't see
That I want and I'm needing everything that we should be
I'll bet she's beautiful, that girl he talks about
And she's got everything that I have to live without


Drew talks to me, I laugh 'cause it's so damn funny
And I can't even see anyone when he's with me
He says he's so in love, he's finally got it right,
I wonder if he knows he's all I think about at night

[Chorus:]
He's the reason for the teardrops on my guitar
The only thing that keeps me wishing on a wishing star
He's the song in the car I keep singing, don't know why I do

Drew walks by me, can he tell that I can't breathe?
And there he goes, so perfectly,
The kind of flawless I wish I could be
She better hold him tight, give him all her love
Look in those beautiful eyes and know she's lucky 'cause

[Chorus]

So I drive home alone, as I turn out the light
I'll put his picture down and maybe
Get some sleep tonight

He's the reason for the teardrops on my guitar
The only one who's got enough of me to break my heart
He's the song in the car I keep singing, don't know why I do
He's the time taken up, but there's never enough
And he's all that I need to fall into.

Drew looks at me, I fake a smile so he won't see.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Happines


Apa itu kebahagiaan? Semua orang pasti menginginkannya. Aku juga begitu. Tapi, apa semua orang bisa mendapatkannya? Tentu. Hanya saja dalam merasakan kebahagiaan itu terdapat limit dan porsi masing-masing setiap individu. Itu sudah mutlak. 

Mungkin sedikit orang yang perlu memikirkan apa itu devinisi kebahagiaan. Kita tahu, senang itu artinya bahagia. Tapi aku mulai berpikir. Setiap kejadian, dan orang-orang yang kulihat. Selalu aku memikirkan mereka. Mulai dari artis yang selalu kulihat di infotaiment tiap pagi,para politisi di berita, teman-temanku, guruku, tukang sapu juga terkadang. 

Setiap orang berpikir. Artis itu terkenal dan banyak uang begitu juga politisi. Mereka selalu menyajikan penampilan mewah, pakaian yang melekat serta aksesoris tentu bukan barang dari emperan atau sekedar kaki lima. Mau makan selalu di restoran mewah, kalau masak sendiri pastilah yang dibeli barang import berkualitas dan bukannya sekedar beli di pasar pagi yang becek, bau,  banyak lalat, dan belum tentu terjamin kualitas dan kehigienisan bahan tersebut. 

Setiap orang pasti merasa bahwa mereka bahagia. Mungkin mereka juga berpikir begitu. Tapi menurutku mereka itu bukannya bahagia. Melihat tingkah laku mereka setiap hari, artis yang mencari sensasi demi popularitas, politisi yang korupsi sana sini. Mereka itu hanyalah bernapsu dan bukannya bahagia menurutku. Sebenarnya itu hanya menurut pendapatku sih.

Sekarang aku jelaskan saja keadaanku kalau lagi bahagia. Agar kita bisa melihat sedikit, mendapat pencerahan mengenai devinisi kebahagiaan itu.

Aku, bahagia kalau lagi kumpul sama teman-teman ku. Kumpulnya bukan sekedar kumpul. Dimana kami biasa tertawa, saat-saat menyenangkan yang kami lewati. Aku bahagia jika sedang bersama mereka. Dan saat kuingat kebersamaanku dengan mereka, aku akan tersenyum bahkan tertawa sendiri. Ingatanku akan teman, bisa menghapuskan rasa kesal, sedih, kecewa dan rasa lelahku pada dunia.
Got it, pertama. Kebahagiaan itu:
1.       tentu saja senang, tawa & canda.
2.        Kebahagiaan itu indah untuk dikenang dan
3.       selalu dirindukan.

Untuk point kedua itu, aku punya beberapa pengecualian. Karena saat aku sedih dan kesepian dari teman-temanku. Misalnya karena libur panjang, atau karena akan pisah sekolah ataupun pisah kelas. Aku selalu mengenang kejadian menyenangkan itu sambil menangis. Mungkin karena aku berpikir aku tak akan bahagia kalau tak ada mereka. Karena itu aku sedih.

Kembali lagi pada kebahagiaan bagi orang lain. Waktu itu, kawanku namanya Fitria baru balik dari Thailand karena ada festival apa itu entah. Yang pasti, dia diberi kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Keren memang, tapi aku tidak akan membahas mengenai kebahagiaannya. Karena pengalamannya itu membuka mataku lebih lebar akan arti kebahagiaan itu sendiri.

Di Thailand dia juga ketemu sama orang-orang dari Korea. Dia bercerita, padahal umurnya sama dengan kami tapi memang mereka cantik-cantik dan ganteng-ganteng semua. Sebagaimana banyak boyband dan girlband asal korea. Seperti itulah kiranya muka mereka. Bahkan katanya, mereka itu masih bersanak-sanak, dan bermisan-misan (intinya masih memiliki kekerabatan) dengan salah satu personel boyband ternama korea, atau girlband korea. 

Bahkan diantara mereka ada yang menurutku paling perfect. Yaitu orang yang katanya adalah orang penerus perusahaan apa itu (aku lupa) pokoknya dia kaya raya, Fitria juga bilang, dia sudah ditawari jadi artis, tapi dia menolak. Dia juga masih sepupu dengan personel salah satu boyband terkenal di Korea juga (aku jg lupa nama boyband-nya apa). Fitria juga bilang bahwa di sekolahnya dia adalah orang paling berpengaruh, keluarganya penyumbang dana terbesar di sekolahnya, dia juga unggul dalam segala mata pelajaran, dan ahli dalam segala bidang olahraga, seni dan lain-lain. Kupikir orang-orang seperti itu hanya ada di film-film Korea, tapi ternyata di dunia nyata ada juga ya… dan tabiatnya juga persis (kalau digambarkan dgn drama korea boy before flower dia itu Gu Jun Pyo) tapi sikapnya lebih dingin dan sinis.

Yah, itulah pendeskripsianku mengenai Jun Pyo dunia nyata. Akupun sadar. Orang seperti dia (Jun Pyo) yang kupikir hanya ada di film-film ternyata ada di dunia nyata. Apalagi kekurangan hidupnya? Kalau boleh ngomong pake bahasa Palembang, rai  lah ganteng, harta benda la melimpah, skill lah lengkap. Kalau dipikir apalagi yang kurang? Bagiku yang kurang dari orang itu adalah kebahagiaan, karena dia tidak pernah terlihat tertawa (kata Fitria). Boro-boro ketawa, senyum aja nggak pernah. Bayangkan. Sikapnya sombong. Arogan. Apa itu namanya kebahagiaan? Nenek-nenek buta juga tahu itu bukan kebahagiaan. 

Kesombongan dan kebahagiaan itu berbeda. Kesombongan itu rasa puas karena kita memiliki sementara orang lain tidak. Sementara jelas-jelas tadi kusebutkan bahwa kebahagiaan itu dimana ada canda dan tawa. Sementara orang sombong itu tidak pernah puas. Dia akan terus menambah perfeksionalisasi hidupnya. Dia tak akan pernah puas akan apa yang telah dicapai. Hidupnya Cuma mengejar ambisi. Apa itu namanya bahagia?

Sebenarnya untuk orang-orang seperti itu. Menurutku tidak pernah puas karena mereka tidak kenal sama yang namanya kesedihan. Penderitaan. Karena itulah mereka juga tidak kenal yang namanya kebahagiaan. Padahal dilihat secara kasat mata mereka itu sedang berada pada puncak kebahagiaan. Tapi memang Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Begitu pula kebahagiaan, pasangannya adalah kesedihan & penderitaan. Orang yang sedih karena miskin, akan bahagia kalau mendapat uang walau hanya berapa. Orang yang sedih karena ditolak cintanya akan bahagia jika menemukan cinta baru yang lebih tulus. Itu beberapa rumusan pasangan penderitaan-kebahagiaan versi aku.

 Nah sekarang bagaimana dengan orang yang sejak kecil terlahir ganteng dari keluarga kaya, tanpa perlu mengejar cinta malah cinta yang datang bertubi-tubi sampai bikin muak. Cinta yang datang itu bukannya sekedar cinta biasa-biasa saja tapi cinta dari cewek-cewek cantik yang kaya-kaya juga. Buat orang seperti itu apakah rumusan penderitaan-kebahagiaan itu berlaku?

Kita pikirkan sama-sama
dan bahas lagi lain waktu
Terima kasih telah membaca. Aku nulis ini Cuma iseng saja :D

Radiasi adalah.....

Dalam fisika, radiasi mendeskripsikan setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain. Orang awam sering menghubungkan kata radiasi ionisasi (misalnya, sebagaimana terjadi pada senjata nuklir, reaktor nuklir, dan zat radioaktif), tetapi juga dapat merujuk kepada radiasi elektromagnetik (yaitu, gelombang radio, cahaya inframerah, cahaya tampak, sinar ultra violet, dan X-ray), radiasi akustik, atau untuk proses lain yang lebih jelas. Apa yang membuat radiasi adalah bahwa energi memancarkan (yaitu, bergerak ke luar dalam garis lurus ke segala arah) dari suatu sumber. geometri ini secara alami mengarah pada sistem pengukuran dan unit fisik yang sama berlaku untuk semua jenis radiasi. Beberapa radiasi dapat berbahaya.


Tiga macam radiasi ion yang dapat menembus benda-benda padat: kertas, aluminium dan timbal

Senin, 03 Oktober 2011

Dampak Radiasi Ponsel

Hasil perhitungan tersebut di atas menunjukkan bahwa quantum energi yang ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik ponsel, secara kuantitas relatif masih kecil karena hanya berkisar seper sejuta elektron Volts. Namun kalau jarak sumber radiasi dengan materi, yaitu jarak antara pesawat ponsel dengan kepala (khususnya telinga) diperhitungkan, maka dampak radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel tidak boleh diabaikan begitu saja. Alasannya adalah karena intensitas radiasi elektromagnetik yang diterima oleh materi (kepala khusus bagian telinga), akan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak, artinya makin dekat dengan sumber radiasi (ponsel) akan makin besar radiasi yang diterima. Persoalan akan lebih menarik lagi, kalau waktu kontak atau waktu berbicara melalui ponsel diperhitungkan, maka akumulasi dampak radiasi akibat pemakaian ponsel perlu dicermati lebih jauh lagi. Hal-hal inilah yang pada saat ini sedang diteliti oleh Prof. Leid Salford, yaitu dampak radiasi elektromagnetik ponsel terhadap tubuh manusia.
Pengamatan lebih jauh mengenai dampak radiasi elektromagnetik ponsel terhadap tubuh manusia, ternyata mempunyai kemiripan dengan dampak radiasi elektromagnetik yang ditimbulkan oleh radar. Pesawat radar sejauh ini telah diduga mempunyai dampak terhadap manusia yang berada pada sekitar instalasi radar. Dampak tersebut adalah kemampuan radar mengagitasi molekul air yang ada dalam tubuh manusia. Perlu diingat bahwa sel-sel yang terdapat dalam tubuh manusia sebagian besar mengandung air, maka dampak agitasi terhadap molekul air perlu mendapat perhatian yang seksama. Agitasi yang ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik. Kalau intensitas radiasi elektromagnetiknya cukup kuat, maka molekul-molekul air terionisasi, dampak yang ditimbulkan mirip dengan akibat yang ditimbulkan oleh radiasi nuklir. Peristiwa agitasi oleh gelombang mikro yang perlu diperhatikan adalah yang berdaya antara : 4 mW/cm2 ~ 30 mW/cm2. Agitasi bisa menaikkan suhu molekul air yang ada di dalam sel-sel tubuh manusia dan ini dapat berpengaruh terhadap kerja susunan syaraf, kerja kelenjar dan hormon serta berpengaruh terhadap psikologis manusia. Menurut para ahli, untuk waktu kontak yang cukup lama, ada kemungkinan terjadi sterilisasi terhadap organ reproduksi. Hal-hal inilah yang kemungkinan diduga sebagai penyebab timbulnya penyakit "alzheimer" yang pada saat ini tengah diteliti oleh Prof. Leid Salford. Alzheimer atau timbulnya kepikunan yang terlalu dini, sudah barang tentu sangat merugikan manusia karena jelas akan menurunkan produktivitas kerja seseorang.
Hal penelitian mengenai pengaruh gelombang mikro terhadap tubuh manusia menyatakan bahwa untuk daya sampai dengan 10 mW/cm2 masih termasuk dalam nilai ambang batas aman. Nilai ambang batas aman sebesar 10 mW/cm2 ini berlaku di Amerika, sedangkan untuk negara-negara lain belum dicapai kata sepakat berapa sebenarnya nilai ambang batas aman tersebut. Sebagai contoh, Rusia menetapkan nilai ambang batas aman adalah 0,01 mW/cm2, jauh lebih kecil (1/1000 nya) nilai ambang batas aman yang ditetapkan oleh Amerika. Jadi mengenai penetapan nilai ambang batas aman masih perlu diteliti lebih jauh lagi, demi keselamatan pemakai gelombang mikro termasuk pula terhadap pemakaian ponsel. Kekhawatiran terhadap adanya radiasi elektromagnetik yang dikeluarkan oleh ponsel, ternyata telah dimanfaatkan secara psikologis oleh produsen peralatan proteksi radiasi yang ditimbulakan oleh ponsel. Pada saat ini memang telah diperdagangkan suatu alat yang dikatakan dapat memproteksi radiasi yang ditimbulkan oleh pontel, terutama yang katanya dapat menembus dan mempengaruhi jaringan otak manusia. Seberapa jauh efektifitas alat proteksi radiasi yang ditimbulkan oleh pemakaian ponsel, sejauh ini masih perlu diteliti kebenarannya. Namun yang jelas, dampak psikologis terhadap kemungkinan adanya pengaruh radiasi elektromagnetik yang dikeluarkan oleh ponsel, telah dimanfaatkan oleh para pedagang untuk menjual peralatan proteksi tersebut. Peralatan proteksi radiasi tersebut ada yang berlabel buatan Amerika dan berbentuk cincin yang menurut "petunjukknya" harus ditempelkan pada bagian telinga agar radiasi elektromagnetik dari ponsel tidak sampai ke jaringan otak. Harga yang ditawarkan untuk peralatan proteksi radiasi tersebut berkisar Rp 25.000,- per buah. Ada juga peralatan lain yang dikatakan sebagai reduktor radiasi elektromagnetik ponsel berupa loudspeaker telinga yang dilengkapi dengan extension kabel atau lebih populer dengan sebutan alat "hands free". Dengan alat hands free ini orang dapat berkomunikasi via ponsel tanpa memegang ponsel. Harga peralatan jenis terakhir ini ditawarkan dengan harga bervariasi antara Rp. 50.000 – Rp. 80.000,- tergantung dari jenis / merk ponselnya. Alat ini agaknya masih dekat denga tubuh karena pada umumnya dimasukkan ke dalam saku baju. Namun sekali lagi, seberapa jauh efektifitas peralatan proteksi radiasi elektromagnetik tersebut, kiranya masih perlu diteliti lebih lanjut. Satu hal yang pasti dan perlu diperhatikan adalah berkomunikasilah dengan ponsel seperlunya saja, agar waktu kontaknya singkat sehingga dosis yang diterima kecil dan waktu kontak yang singkat juga berpengaruh terhadap kantong Anda, karena menghemat pemakaian pulsa ponsel.